Browse Items (30 total)

EVALUASI PENGGUNAAN ALAT BANTU TRACKER PADA THROTTLE CESSNA 172S DENGAN SIMULASI

EVALUASI PENGGUNAAN ALAT BANTU TRACKER PADA THROTTLE CESSNA 172S DENGAN SIMULASI

Throtle merupakan suatu alat pada pesawat latih Cessna bertipe 172s yg
digunakan untuk menambahkan jumlah udara yg digunakan pada saat
pembakaran. Untuk membantu dalam mengatasi throtle sulit di adjust maka
diperlukanya alat bantu kusus berupa treker. Adanya alat bantu yang representatif dan bermanfaat untuk mempermudah dan menghemat biaya sangat dibutuhkan, oleh karena itu penelitian-penelitian untuk menciptakan suatu alat bantu kerja saat ini perlu ditingkatkan. Pengujian alat juga sangat penting dalam mengetahui titik kerja maksimal alat treker yang dapat mengetahui sita-sifat seperti modulus elastisitas geser, kekuatan luluh puntir, dan modulus pecah. Hasil pengujian puntir terdiri dari dua parameter yaitu parameter momen puntir dan parameter tegangan geser. Alat bantu yang sudah diciptakan pada penelitian ini akan menganalisa kekuatan puntir dengan menggunakan simulasi.
Implementasi Teknologi Pengenalan Wajah Pada Sistem Verifikasi Taruna API Banyuwangi Menggunakan Algoritma Haar Cascade

Implementasi Teknologi Pengenalan Wajah Pada Sistem Verifikasi Taruna API Banyuwangi Menggunakan Algoritma Haar Cascade

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan proses verifikasi identitas taruna di API Banyuwangi melalui implementasi teknologi pengenalan wajah menggunakan algoritma Haar Cascade. Dalam penelitian ini, metode eksperimental dan analisis statistik digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari serangkaian tahapan pengolahan, termasuk konversi RGB to grayscale, resize image, dan cropping. Data diperoleh melalui pengumpulan citra wajah menggunakan webcam dan diolah untuk melatih model serta menguji keberhasilan sistem verifikasi. Analisis statistik menunjukkan bahwa teknik preprocessing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan verifikasi, sementara metode pengenalan wajah juga relevan. Namun, data tidak terdistribusi secara normal, menandakan perlunya pendekatan analisis alternatif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang potensi teknologi pengenalan wajah dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam manajemen identitas di lembaga pendidikan, sementara juga menyoroti kebutuhan akan penelitian lanjutan untuk pengembangan metode dan pemahaman yang lebih mendalam.
OPTIMALISASI EMISI KARBON DIOKSIDA PESAWAT UDARA MELALUI GAS BUANG SESUAI PERSYARATAN STANDAR: TINJAUAN PUSTAKA, WAWASAN, DAN PELUANG PENELITIAN

OPTIMALISASI EMISI KARBON DIOKSIDA PESAWAT UDARA MELALUI GAS BUANG SESUAI PERSYARATAN STANDAR: TINJAUAN PUSTAKA, WAWASAN, DAN PELUANG PENELITIAN

Perubahan iklim global merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Emisi karbon dioksida (CO2) dari sektor penerbangan menjadi kontributor utama terhadap perubahan iklim. Data dari International Air Transport Association (IATA) menunjukkan bahwa sektor penerbangan menyumbang sekitar 2-3% dari total emisi CO2 global. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknologi dan strategi yang efektif dalam mengurangi emisi CO2 dari pesawat udara. Studi oleh Jensen et al. (2023) memperkirakan peningkatan signifikan emisi CO2 dari sektor penerbangan tanpa tindakan mitigasi. Penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan
(sustainable aviation fuels) dapat menjadi solusi untuk mengurangi emisi CO2. Optimalisasi desain aerodinamis pesawat juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi CO2. Di Indonesia, menunjukkan bahwa peningkatan GDP per kapita dan konsumsi energi berkontribusi pada peningkatan emisi CO2 dari sektor penerbangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif untuk mengurangi emisi CO2 di sektor
penerbangan Indonesia. Rumusan masalah penelitian ini mencakup kondisi emisi CO2 dari pesawat udara di tingkat global dan nasional, teknologi dan strategi pengurangan emisi, efektivitas bahan bakar penerbangan berkelanjutan, tantangan dan peluang dalam pengurangan
emisi, serta dampak kebijakan dan regulasi terhadap pengurangan emisi CO2. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitis dengan pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber. Analisis data melibatkan teknik deskriptif, regresi, korelasi, dan komparatif untuk mengevaluasi teknologi dan strategi pengurangan emisi CO2. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan dasar untuk pengembangan
kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi emisi CO2 dari sektor penerbangan.
OPTIMALISASI PERAN INVESTIGATOR PENERBANGAN DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN OPERASIONAL PENERBANGAN (ANALISIS SWOT)

OPTIMALISASI PERAN INVESTIGATOR PENERBANGAN DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN OPERASIONAL PENERBANGAN (ANALISIS SWOT)

Industri penerbangan Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks seiring dengan pertumbuhannya yang pesat. Meskipun memberikan dampak positif dalam konektivitas dan ekonomi, risiko kecelakaan penerbangan tetap menjadi ancaman yang mengintai. Dalam menghadapi tantangan ini, analisis SWOT dan pendekatan berbasis data, faktor manusia, dan budaya keselamatan telah menjadi fokus dalam mengidentifikasi berbagai masalah dan peluang. Tantangan utama meliputi infrastruktur yang usang, sumber daya terbatas, faktor budaya, ketidakstabilan ekonomi, terorisme, dan perubahan iklim. Namun, terdapat pula peluang yang menjanjikan seperti teknologi baru, kerja sama internasional, dan kesadaran publik yang meningkat. Untuk mencapai keselamatan penerbangan yang optimal, diperlukan upaya berkelanjutan dan kolaboratif dari semua pemangku kepentingan. Investasi dalam teknologi, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang unggul menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini. Dengan demikian, membangun budaya keselamatan yang kuat dan menerapkan pendekatan berbasis data menjadi penting dalam mewujudkan penerbangan yang lebih aman dan andal bagi Indonesia
PEMANFAATAN TEKNOLOGI VIRTUAL DALAM PELATIHAN “MOUNTAIN FLYING” MENGGUNAKAN FLIGHT SIMULATOR DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

PEMANFAATAN TEKNOLOGI VIRTUAL DALAM PELATIHAN “MOUNTAIN FLYING” MENGGUNAKAN FLIGHT SIMULATOR DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengalaman menggunakan simulator terbang di API Banyuwangi, untuk menganalisis kebutuhan skenario mountain flying menggunakan simulator terbang di API Banyuwangi dan untuk
mengevaluasi penggunaan simulator terbang sebagai bahan rekomendasi di API Banyuwangi terkait dengan pelatihan mountain flying menggunakan simulator terbang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa flight simulator dapat menjadi alat bantu siswa penerbang untuk pelatihan terbang mountain flying.
PENGARUH EMOTIONAL INTELLIGENCE INSTRUKTUR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA DI API BANYUWANGI

PENGARUH EMOTIONAL INTELLIGENCE INSTRUKTUR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA DI API BANYUWANGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kecerdasan emosional (emotional intelligence) instruktur dan prestasi akademik siswa di Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi. Emotional intelligence mencakup kemampuan instruktur untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka sendiri serta emosi orang lain, yang berpotensi mempengaruhi kinerja dan motivasi siswa
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada instruktur dan siswa di API Banyuwangi. Kuesioner ini terdiri dari dua bagian utama yaitu Skala kecerdasan emosional untuk instruktur dan data prestasi akademik siswa, termasuk nilai ujian dan GPA. Populasi penelitian ini adalah seluruh instruktur dan siswa di API Banyuwangi.
Sampel dipilih secara acak untuk memastikan representativitas data. Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi dan regresi untuk menentukan hubungan antara kecerdasan emosional instruktur dan prestasi akademik siswa. Kesimpulan penelitian ini memberikan ringkasan temuan dan implikasi untuk pengembangan pendidikan dan pelatihan tidak hanya di API Banyuwangi tetapi juga kepada seluruh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN INSTRUKTUR TERHADAP MOTIVASI<br /><br />
BELAJAR SISWA DI API BANYUWANGI

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN INSTRUKTUR TERHADAP MOTIVASI
BELAJAR SISWA DI API BANYUWANGI

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan
instruktur terhadap motivasi belajar siswa di Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi. Gaya kepemimpinan instruktur memainkan peran penting dalam proses pembelajaran, namun pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa belum banyak diteliti di institusi pendidikan Penerbang. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan sampel siswa API Banyuwangi yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi siswa terhadap gaya kepemimpinan instruktur dan tingkat motivasi belajar mereka. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik untuk menguji hubungan antara variabel gaya kepemimpinan dan motivasi belajar. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang gaya
kepemimpinan yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di API Banyuwangi. Temuan ini dapat berkontribusi pada pengembangan strategi pengajaran dan pelatihan instruktur untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sektor Penerbang Indonesia.
PENGARUH JENIS TANAMAN DAUN PERKOTAAN UNTUK PEREDAMAN SUARA GUNA KENYAMANAN RUANG LINGKUP AKADEMI PENERBANGAN INDONESIA BANYUWANGI

PENGARUH JENIS TANAMAN DAUN PERKOTAAN UNTUK PEREDAMAN SUARA GUNA KENYAMANAN RUANG LINGKUP AKADEMI PENERBANGAN INDONESIA BANYUWANGI

Era globalisasi membawa perubahan yang beragam dan sekaligus menimbulkan tantangan yang perlu diantisipasi sejak awal. Peningkatan pemahaman tentang hak asasi manusia, demokrasi, kesetaraan gender, dan lingkungan menjadi ciri khas dari fenomena globalisasi. Peran Hiperkes dan Keselamatan Kerja, baik sebagai bidang keilmuan maupun penerapannya yang bersifat multidisiplin, semakin mendapat perhatian utama, terutama dalam konteks manusia sebagai sumber daya dan lingkungan sekitarnya. Proses di
industri secara nyata memerlukan partisipasi tenaga kerja sebagai unsur utama yang mengelola bahan baku/material, mesin, peralatan, dan proses lainnya di lingkungan kerja
PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN NORMA SUBJEKTIF TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI MAHASISWA DI API BANYUWANGI

PENGARUH MEDIA SOSIAL DAN NORMA SUBJEKTIF TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI MAHASISWA DI API BANYUWANGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahun dan persepsi kemudahan proses pebelajaran terhadap niat menjadi taruna API Banyuwangi. Pengetahuan yang terbentuk dimasyarakat terkait Kampus API Banyuwangi yaitu pengetahuan berikutanya adalah melanjutkan kuliah atau sekolah mahasiswa makan
yang diperhatikan adalah informasi yang ada di media sosial dan pengaruh dari keluarga serta teman2 sekitar. Sehingga dua factor tersebut dapat membuat calon taruna atau mahasiswa menjadi taruna atau mahasiswa di perguruan tinggi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada taruna/mahasiswa di API Banyuwangi. Kuesioner ini terdiri dari empat bagian utama yaitu Skala pengetahuan,
pesepsi kemudahan proses pembelajaran, sikap, dan niat menjadi taruna yang diberikan kepada taruna API Banyuwangi. Populasi penelitian ini adalah seluruh taruna di API Banyuwangi. Sampel dipilih secara purposive random sampling. Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi dan regresi untuk menentukan hubungan media sosial marketing dan norma subjektif terhadap keputusan untuk menjadi mahasiswa di
API Banyuwagi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa media sosial marketing dan norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan untuk menjadi mahasiswa di API Banyuwagi
Kesimpulan penelitian ini memberikan ringkasan temuan dan implikasi untuk pengembangan proses promosi di media sosial dan pembentukan norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan, hal tersebut erlu menjadi acuran dan perlu dikembangkan sehinga dengan media sosial marketing dan norma subjektif API Banyuwangi dapat menjadi alternative pilihan calon mahasiswa dan diterima juga oleh masyarakat.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLLING TEMPAT DUDUK TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA D3 OPERASI PESAWAT UDARA API BANYUWANGI

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLLING TEMPAT DUDUK TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA D3 OPERASI PESAWAT UDARA API BANYUWANGI

Hasil belajar sebagai faktor utama dalam proses pembelajaran siswa di akhir pendidikan sekolah. Sedangkan metode pembelajaran yang diberikan guru kepada siswa sebagai cara dalam menyampaikan pengetahuan suatu materi belajar yang nantinya akan memberikan suatu hasil yang dibutuhkan siswa sebagai ukuran siswa dalam menerima proses belajar mengajar di kelas. Metode pembelajaran yang diberikan guru sangat banyak dan bervariasi untuk penelitian ini dimana metode pembelajaran yang digunakan rolling tempat duduk apakah berpengaruh terhadap hasil belajar dari siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengevaluasi apakah metode pembelajaran rolling tempat duduk memengaruhi hasil belajar mahasiswa D3 Operasi Pesawat Udara di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Untuk mengetahui apakah variasi tempat duduk dapat meningkatkan interaksi, keterlibatan, dan prestasi akademik siswa, maka dari itu metode pembelajaran rolling tempat duduk digunakan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner responden, dimana jumlah sampel ada 46 orang yang berasal dari mahasiswa D3 Operasi Pesawat Udara Angkatan 3. Kemudian, data tersebut akan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi, anova dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran rolling tempat duduk berpengaruh signifikan positif terhadap hasil belajar mahasiswa D3 Operasi Pesawat Udara API Banyuwangi. Penelitian ini menyarankan bahwa metode pembelajaran rolling tempat duduk sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang ada di API Banyuwangi tepatnya untuk mahasiswa D3 Operasi Pesawat Udara Angkatan 3.
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2