Browse Items (96 total)

OPTIMALISASI PERAN INVESTIGATOR PENERBANGAN DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN OPERASIONAL PENERBANGAN (ANALISIS SWOT)

OPTIMALISASI PERAN INVESTIGATOR PENERBANGAN DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN OPERASIONAL PENERBANGAN (ANALISIS SWOT)

Industri penerbangan Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks seiring dengan pertumbuhannya yang pesat. Meskipun memberikan dampak positif dalam konektivitas dan ekonomi, risiko kecelakaan penerbangan tetap menjadi ancaman yang mengintai. Dalam menghadapi tantangan ini, analisis SWOT dan pendekatan berbasis data, faktor manusia, dan budaya keselamatan telah menjadi fokus dalam mengidentifikasi berbagai masalah dan peluang. Tantangan utama meliputi infrastruktur yang usang, sumber daya terbatas, faktor budaya, ketidakstabilan ekonomi, terorisme, dan perubahan iklim. Namun, terdapat pula peluang yang menjanjikan seperti teknologi baru, kerja sama internasional, dan kesadaran publik yang meningkat. Untuk mencapai keselamatan penerbangan yang optimal, diperlukan upaya berkelanjutan dan kolaboratif dari semua pemangku kepentingan. Investasi dalam teknologi, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang unggul menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini. Dengan demikian, membangun budaya keselamatan yang kuat dan menerapkan pendekatan berbasis data menjadi penting dalam mewujudkan penerbangan yang lebih aman dan andal bagi Indonesia
OPTIMALISASI PENGAWASAN PENGGUNAAN SAFETY EQUIPMENT PERSONEL PENERBANGAN DI APRON AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

OPTIMALISASI PENGAWASAN PENGGUNAAN SAFETY EQUIPMENT PERSONEL PENERBANGAN DI APRON AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Tugas akhir ini bertujuan untuk memberikan evaluasi dan mengoptimalisasi pengawasan penggunaan safety equipment personel
penerbangan di apron Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang melibatkan observasi langsung, wawancara serius dengan pihak terkait dengan operasional penerbangan dan analisis dokumen terkait kebijakan pengawasan penggunaan safety equipment di area apron Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada SOP atau aturan yang mengatur
pengawasan penggunaan safety equipment di area tersebut, sehingga tidak ada pedoman untuk mengoptimalkan pengawasan. Faktor-faktor yang mempengaruhi optimalisasi pengawasan meliputi kesadaran individu dan komitmen terhadap keselamatan. Strategi yang diusulkan mencakup pembuatan SOP atau aturan terkait, penunjukan unit yang bertanggung jawab, serta pelaksanaan sosialisasi dan refreshment mengenai pentingnya penggunaan safety equipment serta pengawasan yang seharusnya dilakukan oleh pihak berwenang. Saran yang diberikan adalah pembuatan SOP atau aturan mengenai pengawasan penggunaan safety equipment dan penunjukan personel atau unit yang bertanggung jawab di apron. Setelah SOP diberlakukan, perlu dilakukan sosialisasi kepada semua personel atau pengguna apron, serta pengecekan rutin
di area apron. Selain itu, kerjasama dengan Angkasa Pura 2 diusulkan untuk mendelegasikan pengawasan apron di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi.
OPTIMALISASI PENANGANAN PENYEBAB DELAY TERHADAP ON TIME PERFORMANCE

OPTIMALISASI PENANGANAN PENYEBAB DELAY TERHADAP ON TIME PERFORMANCE

Penerbangan menggunakan layanan maskapai merupakan pengalaman yang memadukan sisi keamanan, kenyamanan, dan efisiensi. Tetapi faktanya, maskapai Citilink Indonesia belum bisa memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk berangkat dan tiba tepat waktu kepada seluruh penumpang Citilink Indonesia. Menurut Aras (2023), tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan ketepatan waktu kedatangan penerbangan Citilink Indonesia pada Quartal 4 tahun 2022 dibawah target OTP yang
sudah ditetapkan yaitu 90%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor penyebab delay, mengetahui penanganan penyebab delay, dan memberikan rekomendasi bagi Citilink Indonesia dalam penanganan penyebab delay terhadap on time performance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan objek penelitian data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023, dan teknik pengumpulan
data melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor teknik dan operasional dibandara keberangkatan memberikan delay yang signifikan terhadap data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023.
OPTIMALISASI EMISI KARBON DIOKSIDA PESAWAT UDARA MELALUI GAS BUANG SESUAI PERSYARATAN STANDAR: TINJAUAN PUSTAKA, WAWASAN, DAN PELUANG PENELITIAN

OPTIMALISASI EMISI KARBON DIOKSIDA PESAWAT UDARA MELALUI GAS BUANG SESUAI PERSYARATAN STANDAR: TINJAUAN PUSTAKA, WAWASAN, DAN PELUANG PENELITIAN

Perubahan iklim global merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Emisi karbon dioksida (CO2) dari sektor penerbangan menjadi kontributor utama terhadap perubahan iklim. Data dari International Air Transport Association (IATA) menunjukkan bahwa sektor penerbangan menyumbang sekitar 2-3% dari total emisi CO2 global. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknologi dan strategi yang efektif dalam mengurangi emisi CO2 dari pesawat udara. Studi oleh Jensen et al. (2023) memperkirakan peningkatan signifikan emisi CO2 dari sektor penerbangan tanpa tindakan mitigasi. Penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan
(sustainable aviation fuels) dapat menjadi solusi untuk mengurangi emisi CO2. Optimalisasi desain aerodinamis pesawat juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi CO2. Di Indonesia, menunjukkan bahwa peningkatan GDP per kapita dan konsumsi energi berkontribusi pada peningkatan emisi CO2 dari sektor penerbangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif untuk mengurangi emisi CO2 di sektor
penerbangan Indonesia. Rumusan masalah penelitian ini mencakup kondisi emisi CO2 dari pesawat udara di tingkat global dan nasional, teknologi dan strategi pengurangan emisi, efektivitas bahan bakar penerbangan berkelanjutan, tantangan dan peluang dalam pengurangan
emisi, serta dampak kebijakan dan regulasi terhadap pengurangan emisi CO2. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitis dengan pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber. Analisis data melibatkan teknik deskriptif, regresi, korelasi, dan komparatif untuk mengevaluasi teknologi dan strategi pengurangan emisi CO2. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan dasar untuk pengembangan
kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi emisi CO2 dari sektor penerbangan.
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2