<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<item xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" itemId="28" public="1" featured="0" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="https://repository.icpa-banyuwangi.ac.id/items/show/28?output=omeka-xml" accessDate="2026-07-16T05:09:52+00:00">
  <fileContainer>
    <file fileId="44">
      <src>https://repository.icpa-banyuwangi.ac.id/files/original/33cc79a9502496b2e6ce78d277a9296b.pdf</src>
      <authentication>86af78883f454383ad0e646d1f4aee3b</authentication>
    </file>
  </fileContainer>
  <collection collectionId="4">
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="46">
                <text>Penelitian Dosen 2024</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="37">
            <name>Contributor</name>
            <description>An entity responsible for making contributions to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="50">
                <text>Perpustakaan Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </collection>
  <elementSetContainer>
    <elementSet elementSetId="1">
      <name>Dublin Core</name>
      <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
      <elementContainer>
        <element elementId="50">
          <name>Title</name>
          <description>A name given to the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="103">
              <text>OPTIMALISASI EMISI KARBON DIOKSIDA PESAWAT UDARA MELALUI GAS BUANG SESUAI PERSYARATAN STANDAR: TINJAUAN PUSTAKA, WAWASAN, DAN PELUANG PENELITIAN</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="41">
          <name>Description</name>
          <description>An account of the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="104">
              <text>Perubahan iklim global merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Emisi karbon dioksida (CO2) dari sektor penerbangan menjadi kontributor utama terhadap perubahan iklim. Data dari International Air Transport Association (IATA) menunjukkan bahwa sektor penerbangan menyumbang sekitar 2-3% dari total emisi CO2 global. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknologi dan strategi yang efektif dalam mengurangi emisi CO2 dari pesawat udara. Studi oleh Jensen et al. (2023) memperkirakan peningkatan signifikan emisi CO2 dari sektor penerbangan tanpa tindakan mitigasi. Penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan&#13;
(sustainable aviation fuels) dapat menjadi solusi untuk mengurangi emisi CO2. Optimalisasi desain aerodinamis pesawat juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi CO2. Di Indonesia, menunjukkan bahwa peningkatan GDP per kapita dan konsumsi energi berkontribusi pada peningkatan emisi CO2 dari sektor penerbangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komprehensif untuk mengurangi emisi CO2 di sektor&#13;
penerbangan Indonesia. Rumusan masalah penelitian ini mencakup kondisi emisi CO2 dari pesawat udara di tingkat global dan nasional, teknologi dan strategi pengurangan emisi, efektivitas bahan bakar penerbangan berkelanjutan, tantangan dan peluang dalam pengurangan&#13;
emisi, serta dampak kebijakan dan regulasi terhadap pengurangan emisi CO2. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitis dengan pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber. Analisis data melibatkan teknik deskriptif, regresi, korelasi, dan komparatif untuk mengevaluasi teknologi dan strategi pengurangan emisi CO2. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan dasar untuk pengembangan&#13;
kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi emisi CO2 dari sektor penerbangan.</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
        <element elementId="39">
          <name>Creator</name>
          <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
          <elementTextContainer>
            <elementText elementTextId="105">
              <text>Ir. HADI PRAYITNO, S.ST, M.A; Dr. CAPT. DANIEL D. RUMANI, M.M., M.A; Dr. HARI KURNIAWANTO, S.T, S.Si.T, M.M; AHMAD MUBAROK, S.AP, M.A; PUTRA WICAKSONO, S.ST</text>
            </elementText>
          </elementTextContainer>
        </element>
      </elementContainer>
    </elementSet>
  </elementSetContainer>
</item>
