Browse Items (96 total)
Sort by:
Analisis Pergeseran Diversity Management: Keberagaman dan Inklusi Di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi Pasca Perubahan Status Dari Taruna Ke Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi merespons kebijakan pengasuhan yang lebih humanis, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 107 Tahun 2021, serta dampak dari perubahan tersebut apakah berdampak terhadap kualitas lulusan, serta melihat dampak pergeseran diversity management mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa. Kebijakan ini mengubah status taruna menjadi mahasiswa, dengan tujuan menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif dan bebas dari praktik-praktik kekerasan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode pengumpulan data utama berupa wawancara mendalam yang melibatkan manajemen kampus, staf pengajar, dan kepengasuhan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo untuk membantu dalam pengorganisasian, pengkodean, dan analisis tematik. hasil penelitian ini nanti akan didapat juga melalui bentuk peningkatan kesadaran mahasiswa dalam proses pengambilan keputusan. Dalam penelitian ini pastinya menghadapi tantangan seperti kesulitan apa yang dirasakan mahasiswa dalam beradaptasi dengan perubahan status dan apakah ada dukungan dari pihak sekolah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen keberagaman dan inklusi di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi.
memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen keberagaman dan inklusi di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi.
ANALISIS PERBANDINGAN FUEL CONSUMPTION UNTUK
PENGANGKUTAN CARGO ANTARA AIRBUS A320 CEO DAN A320 NEO RUTE CENGKARENG – UJUNG PANDANG MENGGUNAKAN
METODE SEGMENTED DI PT CITILINK INDONESIA
Fuel consumption merupakan salah satu bagian terpenting dalam menentukan keuntungan maskapai terlebih lagi apabila suatu maskapai dapat membuat strategi yang baik dari sisi efisiensi fuel consumption yang akan memberi keuntungan jangka panjang bagi maskapai. Untuk menciptakan efisiensi fuel consumption maka dibutuhkan peran Flight Operation Officer dalam membuat perencanaan penerbangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mencari deviasi fuel consumption antara Airbus A320 CEO dan A320 NEO untuk angkutan cargo
dengan metode perhitungan segmented berdasarkan buku panduan atau Flight Crew Operation Manual (FCOM) A320 milik PT Citilink Indonesia serta memberikan gambaran fuel cost dalam satuan kilogram cargo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kontirbusi terhadap industri penerbangan.
dengan metode perhitungan segmented berdasarkan buku panduan atau Flight Crew Operation Manual (FCOM) A320 milik PT Citilink Indonesia serta memberikan gambaran fuel cost dalam satuan kilogram cargo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kontirbusi terhadap industri penerbangan.
ANALISIS PENGARUH MEL (MINIMUM EQUIPMENT LIST) TERHADAP ON TIME PERFOMANCE
Penerbangan menggunakan layanan maskapai merupakan pengalaman yang memadukan sisi keamanan, kenyamanan, dan efisiensi. Tetapi faktanya, maskapai Citilink Indonesia belum bisa memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk berangkat dan tiba tepat waktu kepada seluruh penumpang Citilink Indonesia. Menurut Aras (2023), tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan ketepatan waktu kedatangan penerbangan Citilink Indonesia pada Quartal 4 tahun 2022 dibawah target OTP yang sudah ditetapkan yaitu 90%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor penyebab delay, mengetahui penanganan penyebab delay, dan memberikan rekomendasi bagi Citilink Indonesia dalam penanganan penyebab delay terhadap on time performance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan objek penelitian data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023, dan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor teknik dan operasional dibandara keberangkatan memberikan delay yang signifikan terhadap data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023.
ANALISIS PENGARUH HUBUNGAN ANTARA BEBAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENERBANG SAYAP TETAP DENGAN TINGKAT STRESS MAHASISWA/I (Studi Pada Akademi Penerbang Indonesia API Banyuwangi)
Pendidikan memainkan peran penting dalam pembentukan karakter dan
pengembangan keterampilan individu, termasuk dalam dunia pendidikan
penerbangan. Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi (APIB) sebagai
lembaga pendidikan tinggi khusus penerbangan, menghadapi tantangan
dalam menyeimbangkan beban akademik yang tinggi dengan kesejahteraan taruna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara beban akademik dan tingkat stres mahasiswa/i di APIB.
Beban akademik yang mencakup tuntutan fisik dan ilmu kemiliteran,
berpotensi memicu stres pada taruna akibat tekanan dari aktivitas padat
dan aturan asrama. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hubungan positif
yang kuat antara beban akademik dan tingkat stres dengan koefisien
korelasi sebesar 0.795 dan koefisien determinasi 63.2%. Hasil uji
signifikansi dengan P-value 0.000 dan T-statistics 18.508 menunjukkan
bahwa pengaruh beban akademik terhadap tingkat stres adalah signifikan
dan konsisten. Temuan ini menunjukkan bahwa beban akademik
merupakan faktor utama yang mempengaruhi tingkat stres mahasiswa/i di
APIB. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan beban akademik guna meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan taruna di APIB.
pengembangan keterampilan individu, termasuk dalam dunia pendidikan
penerbangan. Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi (APIB) sebagai
lembaga pendidikan tinggi khusus penerbangan, menghadapi tantangan
dalam menyeimbangkan beban akademik yang tinggi dengan kesejahteraan taruna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hubungan antara beban akademik dan tingkat stres mahasiswa/i di APIB.
Beban akademik yang mencakup tuntutan fisik dan ilmu kemiliteran,
berpotensi memicu stres pada taruna akibat tekanan dari aktivitas padat
dan aturan asrama. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hubungan positif
yang kuat antara beban akademik dan tingkat stres dengan koefisien
korelasi sebesar 0.795 dan koefisien determinasi 63.2%. Hasil uji
signifikansi dengan P-value 0.000 dan T-statistics 18.508 menunjukkan
bahwa pengaruh beban akademik terhadap tingkat stres adalah signifikan
dan konsisten. Temuan ini menunjukkan bahwa beban akademik
merupakan faktor utama yang mempengaruhi tingkat stres mahasiswa/i di
APIB. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan beban akademik guna meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan taruna di APIB.
ANALISIS KEBERHASILAN PROSES BRIEFING PRA OPERASIONAL PENERBANGAN (STUDI KASUS: MAHASISWA API BANYUWANGI)
Briefing pra-operasional penerbangan sebagai komponen penting dari pelaksanaan pendidikan terbang sebelum operasional penerbangan dilaksanakan, dimana mempersiapkan segala sesuatu dalam skenario di dunia penerbangan. Biasanya prosedur tersebut dilakukan oleh petugas Flight Operation Officer (FOO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan proses briefing pra-operasional penerbangan di
Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi dari sudut pandang mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dengan cara survei dan wawancara mendalam terhadap narasumber atau informan yang dituju. Penelitian ini menilai mahasiswa tentang efektivitas, relevansi, dan dampak dari
proses briefing tersebut. Hasil yang didapatkan dari pengambilan data dengan wawancara terhadap 5 informan yang memiliki kriteria yang sudah ditentukan menunjukkan bahwa semua informasi yang diberikan oleh para informan terkait briefing pra-operasional penerbangan terhadap mahasiswa penerbang sebelum melaksanakan pelatihan terbang sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara yang
diberikan kepada para informan. Dengan hasil tersebut penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan proses briefing pra-operasional yang bertujuan untuk meningkatkan persiapan mahasiswa penerbang untuk tantangan di dunia industri penerbangan yang dinamis dan juga untuk memberikan wawasan bagi API Banyuwangi dan Lembaga pendidikan penerbangan lainnya yang ingin meningkatkan kualitas pelatihan untuk kandidat kru yang profesional khususnya petugas FOO.
Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi dari sudut pandang mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dengan cara survei dan wawancara mendalam terhadap narasumber atau informan yang dituju. Penelitian ini menilai mahasiswa tentang efektivitas, relevansi, dan dampak dari
proses briefing tersebut. Hasil yang didapatkan dari pengambilan data dengan wawancara terhadap 5 informan yang memiliki kriteria yang sudah ditentukan menunjukkan bahwa semua informasi yang diberikan oleh para informan terkait briefing pra-operasional penerbangan terhadap mahasiswa penerbang sebelum melaksanakan pelatihan terbang sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara yang
diberikan kepada para informan. Dengan hasil tersebut penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan proses briefing pra-operasional yang bertujuan untuk meningkatkan persiapan mahasiswa penerbang untuk tantangan di dunia industri penerbangan yang dinamis dan juga untuk memberikan wawasan bagi API Banyuwangi dan Lembaga pendidikan penerbangan lainnya yang ingin meningkatkan kualitas pelatihan untuk kandidat kru yang profesional khususnya petugas FOO.
ANALISIS JUMLAH BLOCK FUEL PESAWAT AIRBUS A-320 PADA RUTE PENERBANGAN CENGKARENG- MAKASSAR PT. CITILINK INDONESIA BERDASARKAN VARIASI FLIGHT LEVELDENGAN PENDEKATAN METODE QUICK DETERMINATION PERIODE OKTOBER- NOVEMBER 2023
Penelitian ini menganalisis jumlah block fuel pesawat Airbus A-320 pada rute penerbangan Cengkareng-Makassar berdasarkan variasi flight leveldengan pendekatan metode Quick Determination (QDT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah block fuel bervariasi pada berbagai flight level. Pada FL 310, block fuel yang paling efisien adalah 10.962 kg, FL 330 adalah 10.790 kg, FL 350 adalah 10.670 kg, dan FL 370 adalah 10.753 kg. Berdasarkan perhitungan metode QDT, FL paling efisien untuk penerbangan CGK-UPG adalah FL 350 dengan rata-rata
block fuel 10.785 kg, sedangkan untuk penerbangan Cengkareng-Makassar dengan alternate Bali adalah FL 280. Pesawat yang menggunakan winglet terbukti lebih efisien dalam jumlah bahan bakar dibandingkan dengan pesawat yang menggunakan sharklet. Faktor-faktor yang mempengaruhi seorang Flight Operations Officer (FOO) dalam menentukan flight leveluntuk rute CGK-UPG meliputi berat dan kemampuan mesin pesawat, kondisi cuaca, analisis turbulensi, serta jarak penerbangan. Selain itu, konfigurasi pesawat yang menggunakan winglet ataupun sharklet dan pemilihan alternate juga mempengaruhi jumlah block fuel yang dibutuhkan.
block fuel 10.785 kg, sedangkan untuk penerbangan Cengkareng-Makassar dengan alternate Bali adalah FL 280. Pesawat yang menggunakan winglet terbukti lebih efisien dalam jumlah bahan bakar dibandingkan dengan pesawat yang menggunakan sharklet. Faktor-faktor yang mempengaruhi seorang Flight Operations Officer (FOO) dalam menentukan flight leveluntuk rute CGK-UPG meliputi berat dan kemampuan mesin pesawat, kondisi cuaca, analisis turbulensi, serta jarak penerbangan. Selain itu, konfigurasi pesawat yang menggunakan winglet ataupun sharklet dan pemilihan alternate juga mempengaruhi jumlah block fuel yang dibutuhkan.

