Browse Items (96 total)
Sort by:
EFEK CAMPURAN AVGAS DAN ETHANOL TERHADAP SUHU SEMBURAN
Penggunaan mesin pembakaran dalam sudah menjadi hal yang biasa dalam bidang transportasi khususnya dunia penerbangan, salah satunya adalah pesawat latih Cessna yang bermesin piston. Pengaruh tekanan injeksi bahan bakar terhadap temperatur injeksi telah menjadi fokus banyak penelitian karena berpotensi meningkatkan efisiensi pembakaran. Peningkatan tekanan injeksi bahan bakar pada avgas menyebabkan peningkatan temperatur injeksi dan juga meningkatkan stabilitas temperatur dalam proses injeksi.
PENGARUH EMOTIONAL INTELLIGENCE INSTRUKTUR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA DI API BANYUWANGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kecerdasan emosional (emotional intelligence) instruktur dan prestasi akademik siswa di Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi. Emotional intelligence mencakup kemampuan instruktur untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka sendiri serta emosi orang lain, yang berpotensi mempengaruhi kinerja dan motivasi siswa
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada instruktur dan siswa di API Banyuwangi. Kuesioner ini terdiri dari dua bagian utama yaitu Skala kecerdasan emosional untuk instruktur dan data prestasi akademik siswa, termasuk nilai ujian dan GPA. Populasi penelitian ini adalah seluruh instruktur dan siswa di API Banyuwangi.
Sampel dipilih secara acak untuk memastikan representativitas data. Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi dan regresi untuk menentukan hubungan antara kecerdasan emosional instruktur dan prestasi akademik siswa. Kesimpulan penelitian ini memberikan ringkasan temuan dan implikasi untuk pengembangan pendidikan dan pelatihan tidak hanya di API Banyuwangi tetapi juga kepada seluruh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada instruktur dan siswa di API Banyuwangi. Kuesioner ini terdiri dari dua bagian utama yaitu Skala kecerdasan emosional untuk instruktur dan data prestasi akademik siswa, termasuk nilai ujian dan GPA. Populasi penelitian ini adalah seluruh instruktur dan siswa di API Banyuwangi.
Sampel dipilih secara acak untuk memastikan representativitas data. Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi dan regresi untuk menentukan hubungan antara kecerdasan emosional instruktur dan prestasi akademik siswa. Kesimpulan penelitian ini memberikan ringkasan temuan dan implikasi untuk pengembangan pendidikan dan pelatihan tidak hanya di API Banyuwangi tetapi juga kepada seluruh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan.
EVALUASI LIGHTING SYSTEM APRON BRAVO, TAXIWAY BRAVO, DAN TAXIWAY FOXTROT TERHADAP PRAKTIK TERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI
Untuk kegiatan pelatihan penerbangan, Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi (APIB) memiliki apron dan taxiway tersendiri. Kondisi lighting system di apron bravo, taxiway bravo, dan taxiway foxtrot yang dimiliki oleh APIB saat ini belum ideal, yang dapat berdampak negatif terutama pada keselamatan penerbangan dan praktik terbang malam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi lighting system di apron bravo, taxiway bravo, dan taxiway foxtrot dengan penekanan khusus pada dampak lighting system terhadap operasi terbang malam dan juga keselamatan penerbangan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dan data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lighting system yang tidak memadai di apron bravo, taxiway bravo, dan taxiway foxtrot dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan operasi penerbangan. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan fasilitas lighting system di wilayah tersebut untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi praktik terbang di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi.
PENGARUH TINGGINYA JUMLAH TRAFFIC DI BANDARA BANYUWANGI TERHADAP PELATIHAN TERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI
Industri penerbangan yang terus berkembang membawa dampak signifikan terhadap pelatihan penerbang, khususnya di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tingginya jumlah traffic di Bandara Banyuwangi terhadap kualitas pelatihan terbang di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Masalah utamanya adalah tingginya jumlah traffic yang menyebabkan berkurangnya jam terbang bagi taruna, mengurangi pengalaman praktik dan meningkatkan risiko keselamatan penerbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan traffic menghambat ketersediaan slot terbang dan mengurangi efektivitas pelatihan. Solusi yang diusulkan meliputi pengadaan Parallel Taxiway dan pengoperasian satellite base untuk mengurangi dampak tingginya jumlah traffic. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas pelatihan terbang di API Banyuwangi.
Akademi Penerbang Indonesia BanyuwangiEvaluasiFire extinguisherkeselamatan penerbanganstarting pesawat
EVALUASI FIRE EXTINGUISHER TERHADAP STARTING PESAWAT DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi fire extinguisher terhadap starting pesawat, Evaluasi ini penting untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasi penerbangan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi tersebut. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, pengumpulan data melalui dokumentasi, dan analisis data menggunakan literasi. Alat pemadam kebakaran (fire extinguisher) merupakan perangkat penting dalam memastikan keselamatan selama proses starting pesawat, yang memiliki potensi risiko kebakaran tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan efektivitas fire extinguisher yang digunakan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Cara mengatasi masalah fire extinguisher yang tidak layak dipakai dengan cara dilakukan meliputi inspeksi rutin, analisis kelayakan alat, serta pelatihan dan sosialisasi mengenai penggunaan fire extinguisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa fire extinguisher di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi telah melewati masa kadaluarsa, sehingga perlu segera diganti atau diisi ulang. Selain itu, ditemukan bahwa penempatan dan pemeliharaan alat pemadam kebakaran perlu ditingkatkan untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.
ANALISIS DAMPAK KETEPATAN WAKTU BERDASARKAN APLIKASI CHRONOS TERHADAP PRODUKTIVITAS ON TIME PERFORMANCE PENERBANGAN DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI
Waktu menjadi hal yang sangat sensitif, terutama di dalam dunia penerbangan. Suatu penerbangan tidak dapat diberangkatkan apabila tidak ada perizinan slot flight time yang diajukan kepada pihak Airnav. Oleh karena itu, pihak yang bertanggung jawab mengambil langkah untuk memudahkan dan melancarkan operasional dalam penerbangan dengan membuat aplikasi berbasis web yang bernama “Chronos”. Pada penelitian ini akan mengkaji tentang dampak aplikasi ini terhadap produktivitas On Time Performance terhadap penerbangan di flying school ini. Metode Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara obervasi lapangan, wawancara sample yang tertuju, serta mendokumentasi kegiatan sembari berlangsung. Data yang sudah terkumpul akan dikaji kemudian dirangkum menjadi bagian yang penting. Penelitian dilakukan dengan cermat agar mendapatkan data dan referensi yang cukup untuk membahasan rumusan permasalahan yang dicari. Intisari kesimpulan daripada penelitian ini yaitu bahwa aplikasi web Chronos merupakan aplikasi yang harus dikelola dengan baik dalam meningkatkan performa on time pada penerbangan dan beberapa langkah mitigasi harus diterapkan untuk meningkatkan kestabilan On Time Performance penerbangan di Akademi Penerbangan ini.
FENOMENA KEPERCAYAAN MITOS “BORN TO FLY” TERHADAP TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI SISWA PENERBANG DALAM PELAKSANAAN FASE TERBANG MAHASISWA API BANYUWANGI
Di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi, Mitos “Born To Fly” semakin naik popularitasnya di kalangan siswa penerbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena kepercayaan mitos “Born To Fly” terhadap tingkat kepercayaan diri siswa penerbang dalam pelaksanaan fase terbang mahasiswa API Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis data kualitatif deskriptif yang menggunakan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menujukkan bahwa gelar “Born To Fly” bisa diraih dengan cara memenuhi tiga aspek pendukung yaitu kognitif, psikomotorik , dan afektif. Terdapat tiga efek yang ditimbulkan dari gelar “Born To Fly”, efek positif, negatif, dan tidak berefek. Berefek positif terhadap Siswa penerbang dengan gelar “Born To Fly” dikarenakan semakin percaya diri dan termotivasi, berefek negatif terhadap rekan dari siswa penerbang yang mempunyai julukan tersebut seperti merasa iri dan menurunnya kepercayaan diri, tidak berefek menurut sudut pandang dari Flight Instructor dikarenakan kesuksesan dalam penerbangan tergantung dari cara siswa penerbang menyikapi suatu permasalahan.
EVALUASI KOMUNIKASI ANTAR INSTRUKTUR DAN SISWA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI API BANYUWANGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi komunikasi antara instruktur dan siswa dalam proses belajar mengajar di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Komunikasi yang efektif sangat penting dalam pendidikan penerbangan untuk memastikan transfer pengetahuan yang optimal dan pengembangan keterampilan penerbangan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari instruktur dan siswa di API Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjadi antara instruktur dan siswa sebagian besar sudah efektif, namun masih terdapat beberapa kendala yang menghambat komunikasi. Faktorfaktor seperti kejelasan instruksi, kepercayaan antara instruktur dan siswa, serta penggunaan teknologi komunikasi yang tepat sangat mempengaruhi efektivitas komunikasi. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, seperti pelatihan komunikasi untuk instruktur dan peningkatan fasilitas teknologi komunikasi.
PENGARUH KELEBIHAN BERAT BADAN TERHADAP KENYAMANAN PILOT DI DALAM COCKPIT CESSNA 172 SP PADA PRAKTIK TERBANG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mobilitas, kenyamanan, dan kesehatan pilot saat berada dalam cockpit Cessna 172 SP pada praktik terbang. Kelebihan berat badan diduga dapat mengurangi performa dan efisiensi pilot dalam mengoperasikan pesawat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak kelebihan berat badan terhadap aspek-aspek tersebut melalui survei yang dilakukan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 43 pilot. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS untuk mengevaluasi hubungan antara variabel berat badan dengan kenyamanan, operasi instrumen, dan kesehatan. Uji regresi linier digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, sedangkan uji T dilakukan untuk menguji signifikansi hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelebihan berat badan memiliki pengaruh signifikan terhadap kenyamanan, operasi instrumen, dan kesehatan pilot dalam cockpit Cessna 172 SP, dengan pengaruh sebesar 31,4%. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = -2511 + 0,287X, yang menunjukkan bahwa setiap kenaikan satu unit indeks berat badan pilot akan meningkatkan pengaruh negatif pada ergonomi sebesar 0,287 unit. Penelitian ini menyarankan Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi untuk menetapkan standar kesehatan yang lebih ketat dan menyediakan program pelatihan fisik guna membantu pilot mencapai berat badan ideal.

