Browse Items (2 total)

EVALUASI FIRE EXTINGUISHER TERHADAP STARTING PESAWAT DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

EVALUASI FIRE EXTINGUISHER TERHADAP STARTING PESAWAT DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi fire extinguisher terhadap starting pesawat, Evaluasi ini penting untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasi penerbangan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi tersebut. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, pengumpulan data melalui dokumentasi, dan analisis data menggunakan literasi. Alat pemadam kebakaran (fire extinguisher) merupakan perangkat penting dalam memastikan keselamatan selama proses starting pesawat, yang memiliki potensi risiko kebakaran tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi dan efektivitas fire extinguisher yang digunakan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Cara mengatasi masalah fire extinguisher yang tidak layak dipakai dengan cara dilakukan meliputi inspeksi rutin, analisis kelayakan alat, serta pelatihan dan sosialisasi mengenai penggunaan fire extinguisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa fire extinguisher di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi telah melewati masa kadaluarsa, sehingga perlu segera diganti atau diisi ulang. Selain itu, ditemukan bahwa penempatan dan pemeliharaan alat pemadam kebakaran perlu ditingkatkan untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.
PENGARUH TINGGINYA JUMLAH TRAFFIC DI BANDARA BANYUWANGI TERHADAP PELATIHAN TERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

PENGARUH TINGGINYA JUMLAH TRAFFIC DI BANDARA BANYUWANGI TERHADAP PELATIHAN TERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Industri penerbangan yang terus berkembang membawa dampak signifikan terhadap pelatihan penerbang, khususnya di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak tingginya jumlah traffic di Bandara Banyuwangi terhadap kualitas pelatihan terbang di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Masalah utamanya adalah tingginya jumlah traffic yang menyebabkan berkurangnya jam terbang bagi taruna, mengurangi pengalaman praktik dan meningkatkan risiko keselamatan penerbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan traffic menghambat ketersediaan slot terbang dan mengurangi efektivitas pelatihan. Solusi yang diusulkan meliputi pengadaan Parallel Taxiway dan pengoperasian satellite base untuk mengurangi dampak tingginya jumlah traffic. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas pelatihan terbang di API Banyuwangi.
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2