Browse Items (96 total)

PENGEMBANGAN PRODUK DAN LAYANAN SEAPLANE HIGH END: EVALUASI MELALUI ANALISIS SWOT

PENGEMBANGAN PRODUK DAN LAYANAN SEAPLANE HIGH END: EVALUASI MELALUI ANALISIS SWOT

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi pengembangan produk dan layanan dalam konteks layanan seaplane high end menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pengalaman pelanggan, aspek keamanan, fleksibilitas rute, dan kenyamanan yang ditawarkan oleh layanan seaplane high end. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi peluang pertumbuhan seperti permintaan yang meningkat dari pasar pariwisata mewah dan segmen pasar baru yang mungkin belum terpenuhi. Ancaman seperti persaingan dari moda transportasi alternatif dan perubahan regulasi penerbangan juga dipertimbangkan. Hasil analisis SWOT memberikan wawasan tentang strategi pengembangan produk dan layanan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing dan
memperluas pangsa pasar dalam industri layanan seaplane high end. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam konteks layanan seaplane high end. Kekuatan
produk dan layanan seaplane high end meliputi kenyamanan, kemewahan, keamanan, dan kepuasan pelanggan. Di sisi lain, kelemahan produk dan layanan seaplane high end mencakup keterbatasan aksesibilitas dan tantangan operasional.
Selanjutnya, penelitian ini mengidentifikasi peluang pengembangan produk dan layanan, seperti permintaan yang berkembang dalam pariwisata mewah dan potensi segmen pasar baru. Ancaman terhadap layanan seaplane high end termasuk persaingan dari moda transportasi alternatif dan regulasi penerbangan serta lingkungan operasional.
Kesimpulan penelitian ini memberikan ringkasan temuan dan implikasi untuk pengembangan layanan seaplane high end. Penelitian ini juga menyarankan ruang lingkup penelitian lanjutan untuk melanjutkan pemahaman tentang industri ini. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi yang efektif untuk memperkuat posisi seaplane high end dalam industri penerbangan global.
OPTIMALISASI PERAN INVESTIGATOR PENERBANGAN DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN OPERASIONAL PENERBANGAN (ANALISIS SWOT)

OPTIMALISASI PERAN INVESTIGATOR PENERBANGAN DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN OPERASIONAL PENERBANGAN (ANALISIS SWOT)

Industri penerbangan Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks seiring dengan pertumbuhannya yang pesat. Meskipun memberikan dampak positif dalam konektivitas dan ekonomi, risiko kecelakaan penerbangan tetap menjadi ancaman yang mengintai. Dalam menghadapi tantangan ini, analisis SWOT dan pendekatan berbasis data, faktor manusia, dan budaya keselamatan telah menjadi fokus dalam mengidentifikasi berbagai masalah dan peluang. Tantangan utama meliputi infrastruktur yang usang, sumber daya terbatas, faktor budaya, ketidakstabilan ekonomi, terorisme, dan perubahan iklim. Namun, terdapat pula peluang yang menjanjikan seperti teknologi baru, kerja sama internasional, dan kesadaran publik yang meningkat. Untuk mencapai keselamatan penerbangan yang optimal, diperlukan upaya berkelanjutan dan kolaboratif dari semua pemangku kepentingan. Investasi dalam teknologi, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang unggul menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini. Dengan demikian, membangun budaya keselamatan yang kuat dan menerapkan pendekatan berbasis data menjadi penting dalam mewujudkan penerbangan yang lebih aman dan andal bagi Indonesia
PERFORMANCE ANALYSIS OF HIGHER EDUCATION PUBLIC SERVICE AGENCIES: A CASE STUDY OF THE INDONESIAN CIVIL PILOT ACADEMY BANYUWANGI

PERFORMANCE ANALYSIS OF HIGHER EDUCATION PUBLIC SERVICE AGENCIES: A CASE STUDY OF THE INDONESIAN CIVIL PILOT ACADEMY BANYUWANGI

A Public Service Agency, known by the Indonesian nomenclature as Badan Layanan Umum (BLU), is a government institution with the autonomy to manage its finances effectively and efficiently and provide public services. BLU is crucial in delivering essential services in Indonesia, including specialized education in the transportation sector. Despite their
significance, BLU institutions like the Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi face operational inefficiencies, financial constraints, and human resource challenges hindering
organizational performance. This study investigates these challenges, focusing on how financial management, human resource issues, and operational inefficiencies affect educational outcomes. The research employed a qualitative case study approach, using semi-structured interviews,
document analysis, and field observations. Data were collected from key stakeholders, including students, lecturers, and staff, to assess organizational performance in the educational process, human resource management, and general operations. Findings reveal that while facilities and educator engagement have improved, issues such as lecturer absenteeism, student input quality, and the need for continuous staff training persist. This study contributes to the body of knowledge by demonstrating the critical role of Total Quality Management (TQM) and Cross-Functional Integration (CFI) in improving public service agency performance. The research offers practical recommendations for enhancing lecturer performance, refining student admissions, and developing powermen through sustainable training. Study This expectation can give Public
Service Agency management an outlook for increasing performance organization and support mission, as well as the Agency of Human Resources Development (BPSDM) on Transportation vision.
Implementasi Teknologi Pengenalan Wajah Pada Sistem Verifikasi Taruna API Banyuwangi Menggunakan Algoritma Haar Cascade

Implementasi Teknologi Pengenalan Wajah Pada Sistem Verifikasi Taruna API Banyuwangi Menggunakan Algoritma Haar Cascade

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan proses verifikasi identitas taruna di API Banyuwangi melalui implementasi teknologi pengenalan wajah menggunakan algoritma Haar Cascade. Dalam penelitian ini, metode eksperimental dan analisis statistik digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari serangkaian tahapan pengolahan, termasuk konversi RGB to grayscale, resize image, dan cropping. Data diperoleh melalui pengumpulan citra wajah menggunakan webcam dan diolah untuk melatih model serta menguji keberhasilan sistem verifikasi. Analisis statistik menunjukkan bahwa teknik preprocessing memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan verifikasi, sementara metode pengenalan wajah juga relevan. Namun, data tidak terdistribusi secara normal, menandakan perlunya pendekatan analisis alternatif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang potensi teknologi pengenalan wajah dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam manajemen identitas di lembaga pendidikan, sementara juga menyoroti kebutuhan akan penelitian lanjutan untuk pengembangan metode dan pemahaman yang lebih mendalam.
Random Forest Algorithm to Measure the Air Pollution Standard Index At Blimbing Banyuwangi Airport

Random Forest Algorithm to Measure the Air Pollution Standard Index At Blimbing Banyuwangi Airport

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Bandar Udara Blimbing Banyuwangi dan memprediksi ISPU menggunakan algoritma
Random Forest. Data polusi udara yang terdiri dari konsentrasi O3, CO, NO2, SO2, PM2.5, dan PM10 dikumpulkan dari stasiun pemantauan udara di bandara selama periode 15-30 April 2024. Pengukuran ISPU dilakukan berdasarkan rumus yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan statistik dan algoritma komputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas udara di bandara cenderung berada dalam kategori "Sedang", dengan beberapa hari masuk dalam kategori "Baik". Algoritma Random Forest efektif dalam memprediksi ISPU berdasarkan data polusi udara yang ada. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang polusi udara di Bandar Udara Blimbing Banyuwangi dan dapat digunakan untuk meningkatkan pengelolaan polusi udara di bandara dan daerah sekitarnya.
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2