Browse Items (2 total)

ANALISA RISIKO AKTIVITAS MARSHALLING DI APRON AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

ANALISA RISIKO AKTIVITAS MARSHALLING DI APRON AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Salah satu kegiatan penerbangan yang krusial dilakukan oleh taruna
Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi adalah aktivitas marshalling. Aktivitas ini memiliki risiko kecelakaan jika tidak dilakukan dengan benar dan tidak sesuai dengan prosedurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas marshalling di apron Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, studi pustaka, dan wawancara untuk memperoleh pemahaman mendalam terkait dengan risiko-risiko yang muncul dari aktivitas marshalling yang dilakukan oleh taruna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bahaya dalam aktivitas marshalling terutama kurangnya kesadaran terhadap penggunaan alat pelindung diri. Analisis risiko menunjukkan perbedaan penilaian risiko antara hasil dari dokumen KP-API. BWI tahun 2023 dengan ICAO Doc. 9859 tentang Safety Management Manual. Hasil wawancara juga mengungkapkan bahwa responden menyadari bahaya dari risiko terkait marshalling, tetapi penggunaan peralatan yang tidak selalu konsisten karena keterbatasan peralatan. Sementara itu terdapat fakta bahwa tidak ada HIRA terkait marshalling di apron Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi dan taruna juga tidak mendapatkan pelatihan khusus serta tidak memiliki kompetensi. Penelitian ini berkontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan keselamatan terkait aktivitas marshalling di apron Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi.
ANALISIS DAMPAK BAHAYA MICROSLEEP SAAT MELAKUKAN GIAT TERBANG CROSS COUNTRY DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

ANALISIS DAMPAK BAHAYA MICROSLEEP SAAT MELAKUKAN GIAT TERBANG CROSS COUNTRY DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Microsleep adalah suatu keadaan kondisi tidur yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak disadari oleh pilot. Microsleep dapat terjadi pada penerbangan cross country dan dapat mengurangi kemampuan pilot dalam menerbangkan pesawat seperti pengambilan keputusan dan merespon situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak bahaya microsleep pada saat terbang cross country dan mengetahui langkah pencegahan yang dapat dilakukan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik analisis data kualitatif deskriptif yang menggunakan wawancara dan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa microsleep dapat menyebabkan serious incident pada penerbangan cross country. Namun, microsleep dapat dicegah dengan mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Ketika berada di dalam cockpit, pilot harus mampu membuat suasana cockpit menjadi lebih nyaman untuk mencegah rasa kebosanan, melaksanakan peregangan dan membawa makanan serta minuman untuk mencegah terjadinya microsleep saat terbang cross country
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2