Browse Items (96 total)

ANALISIS PENGARUH MEL (MINIMUM EQUIPMENT LIST) TERHADAP ON TIME PERFOMANCE

ANALISIS PENGARUH MEL (MINIMUM EQUIPMENT LIST) TERHADAP ON TIME PERFOMANCE

Penerbangan menggunakan layanan maskapai merupakan pengalaman yang memadukan sisi keamanan, kenyamanan, dan efisiensi. Tetapi faktanya, maskapai Citilink Indonesia belum bisa memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk berangkat dan tiba tepat waktu kepada seluruh penumpang Citilink Indonesia. Menurut Aras (2023), tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan ketepatan waktu kedatangan penerbangan Citilink Indonesia pada Quartal 4 tahun 2022 dibawah target OTP yang sudah ditetapkan yaitu 90%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor penyebab delay, mengetahui penanganan penyebab delay, dan memberikan rekomendasi bagi Citilink Indonesia dalam penanganan penyebab delay terhadap on time performance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan objek penelitian data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023, dan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor teknik dan operasional dibandara keberangkatan memberikan delay yang signifikan terhadap data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023.
PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP INFORMASI METAR DAN TAFOR DALAM MENUNJANG KESELAMATAN PRAKTIK TERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP INFORMASI METAR DAN TAFOR DALAM MENUNJANG KESELAMATAN PRAKTIK TERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi, keterbatasan pemahaman
dan keterampilan dalam memahami dan menggunakan informasi cuaca dapat membahayakan keselamatan operasi penerbangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap informasi METAR dan TAFOR serta dampaknya dalam mendukung praktik terbang yang aman di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif dimana wawancara dan observasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menujukkan bahwa mahasiswa dengan stage CPL dan IR
menunjukkan pemahaman yang baik termasuk cara membaca, mengartikan dan menyimpulkan kondisi cuaca yang ada di METAR dan TAFOR. Sementara itu, mahasiswa dengan stage PPL cukup baik dalam membaca dan mengartikan abbreviation yang muncul dan masih ada yang belum paham mengenai abbreviation yang jarang muncul seperti TEMPO TL0330. Mahasiswa dengan jam terbang 0-60 jam masih merasa ragu dalam pengambilan keputusan. Sebaliknya, mahasiswa dengan jam terbang lebih banyak, antara 60-200 jam, menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan
penerbangan yang tepat. Dampak yang kurang optimal berdampak negatif pada keselamatan penerbangan, penundaan atau pembatalan penerbangan dan dapat meningkatkan stres, menurunkan kepercayaan diri serta risiko kesalahan dalam pengambilan keputusan penerbangan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI SIMBRIEF TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH FLIGHT PLANNING PADA DIPLOMA 3 OPERASI PESAWAT UDARA DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI SIMBRIEF TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH FLIGHT PLANNING PADA DIPLOMA 3 OPERASI PESAWAT UDARA DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi simbrief terhadap hasil belajar mata kuliah flight planning pada diploma 3 operasi pesawat udara di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Untuk instrumen penelitian, peneliti menggunakan kuesioner. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 60 orang. Terdiri dari Taruna diploma 3 Operasi Pesawat Udara Angkatan 2 dan 3. Peneliti menggunakan aplikasi SmartPLS untuk mengolah jawaban dari responden. Teknik analisis data dalam
penelitian kuantitatif ini adalah analisis statistik deskriptif. Teknik ini digunakan untuk mengetahui korelasi antara media pembelajaran berbasis aplikasi simbrief dan hasil belajar mata kuliah flight planning pada diploma 3 operasi pesawat udara. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi Simbrief berpengaruh terhadap hasil belajar mata kuliah flight planning.
PENGARUH.PENGALAMAN.ON.THE.JOB.TRAINING DAN MOTIVASI TERHADAP KESIAPAN KERJA TARUNA DIPLOMA TIGA DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

PENGARUH.PENGALAMAN.ON.THE.JOB.TRAINING DAN MOTIVASI TERHADAP KESIAPAN KERJA TARUNA DIPLOMA TIGA DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

On the Job Training merupakan suatu pembekalan pengetahuan dan
pengalaman kerja melalui motivasi yang dapat menimbulkan semangat atau dorongan terhadap kesiapan kerja yang matang baik secara pengetahuan, keahlian dan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana taruna yang terdaftar pada program diploma tiga tahun API Banyuwangi dipersiapkan, khususnya terkait dengan motivasi dan pelatihan kerja. Dengan menyebarkan kuesioner, penelitian menggunakan metodologi kuantitatif dengan sampel sebanyak 26 taruna. Dengan menggunakan software SPSS 29, data yang terkumpul dilakukan
uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi berganda, uji hipotesis, analisis
koefisien determinasi, dan uji asumsi klasik. Studi ini menemukan bahwa dan On the Job Training dipengaruhi oleh motivasi, baik secara terpisah maupun kombinasi, mempunyai pengaruh yang kecil terhadap persiapan memasuki dunia kerja. Selain itu, analisis statistik menunjukkan bahwa nilai f dan nilai t masingmasing kurang dari atau sama dengan nilai f dan nilai t yang penting. Kesiapan kerja dipengaruhi oleh motivasi dan On the Job Training sebesar 8,7%, sedangkan variabel lain di luar model menyumbang 91,3% variasi. Dengan menawarkan kerangka konseptual yang lebih relevan untuk setiap program studi dan menciptakan taktik insentif karyawan yang lebih berhasil, penelitian ini bertujuan untuk mendukung akademisi dalam meningkatkan program pelatihan kerja dan
menghasilkan hasil yang lebih akurat dan dapat digeneralisasikan. Untuk
mendapatkan hasil yang lebih dapat diandalkan, disarankan agar penelitian selanjutnya melibatkan lebih banyak orang dan mengumpulkan ukuran sampel yang lebih besar.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERBEDAAN JUMLAH REQUEST DAN APPROVAL SLOT TIME PESAWAT LATIH AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI DI BANDAR UDARA BANYUWANGI

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERBEDAAN JUMLAH REQUEST DAN APPROVAL SLOT TIME PESAWAT LATIH AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI DI BANDAR UDARA BANYUWANGI

Slot Time adalah jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat yang
teralokasi untuk mengatur pergerakan pesawat pada tanggal dan waktu tertentu, yang disesuaikan dengan fasilitas bandara yang ada atau jadwal penerbangan yang telah ada. Tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi perbedaan jumlah request dan approval Slot Time pesawat latih Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi di Bandar Udara Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Personel AirNav Bandar Udara Banyuwangi dan FOO APIB. Sampelnya masing – masing 1 dari populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan konsep pendekatan triangulasi. Dengan melakukan observasi dan wawancara dapat diperoleh data bahwa faktor yang mempengaruhi perbedaan jumlah request dan approval Slot Time pesawat latih APIB adalah double request dan Slot Time expired dan terdapat juga kendala dalam proses pengajuan Slot Time pesawat latih APIB di Bandar Udara Banyuwangi yaitu preparation dan komunikasi. penelitian ini dapat
dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi pihak - pihak yang terkait dalam pengajuan Slot Time pesawat latih di Bandar Udara Banyuwangi.
PENGARUH GENDER DAN PRESTASI TARUNA OPERASI<br /><br />
PESAWAT UDARA AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI TERHADAP ETIKA PROFESI FLIGHT OPERATION OFFICER

PENGARUH GENDER DAN PRESTASI TARUNA OPERASI
PESAWAT UDARA AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI TERHADAP ETIKA PROFESI FLIGHT OPERATION OFFICER

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh gender dan prestasi atas etika profesi Flight Operation Officer (FOO) di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya etika profesi dalam membentuk perilaku profesional yang mendukung keselamatan dan reputasi industri penerbangan. Masalah utama yang dikaji adalah apakah perbedaan gender dan prestasi mempengaruhi persepsi etika profesi FOO. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan cara mengumpulkan data melalui penggunaan
survei dan metode analisis data melalui penggunaan regresi linier berganda dan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil dari hal yang diteliti ini menyatakan bahwa gender dan prestasi memberikan pengaruh signifikan terhadap etika profesi FOO. Gender memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan prestasi terhadap etika profesi. Kesimpulan dari penelitian menyatakan kedua variabel tersebut memiliki kontribusi positif dan signifikan atas etika profesi FOO. Penelitian ini memberikan saran kepada lembaga pendidikan dan pelatihan untuk memperhatikan aspek gender
dan prestasi dalam pengembangan kurikulum etika profesi. Akhir kata, penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan untuk para peneliti lainnya yang akan datang dan memberikan masukan bagi pengembangan kebijakan pendidikan etika profesi di bidang penerbangan.
ANALISIS JUMLAH BLOCK FUEL PESAWAT AIRBUS A-320 PADA RUTE PENERBANGAN CENGKARENG- MAKASSAR PT. CITILINK INDONESIA BERDASARKAN VARIASI FLIGHT LEVELDENGAN PENDEKATAN METODE QUICK DETERMINATION PERIODE OKTOBER- NOVEMBER 2023

ANALISIS JUMLAH BLOCK FUEL PESAWAT AIRBUS A-320 PADA RUTE PENERBANGAN CENGKARENG- MAKASSAR PT. CITILINK INDONESIA BERDASARKAN VARIASI FLIGHT LEVELDENGAN PENDEKATAN METODE QUICK DETERMINATION PERIODE OKTOBER- NOVEMBER 2023

Penelitian ini menganalisis jumlah block fuel pesawat Airbus A-320 pada rute penerbangan Cengkareng-Makassar berdasarkan variasi flight leveldengan pendekatan metode Quick Determination (QDT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah block fuel bervariasi pada berbagai flight level. Pada FL 310, block fuel yang paling efisien adalah 10.962 kg, FL 330 adalah 10.790 kg, FL 350 adalah 10.670 kg, dan FL 370 adalah 10.753 kg. Berdasarkan perhitungan metode QDT, FL paling efisien untuk penerbangan CGK-UPG adalah FL 350 dengan rata-rata
block fuel 10.785 kg, sedangkan untuk penerbangan Cengkareng-Makassar dengan alternate Bali adalah FL 280. Pesawat yang menggunakan winglet terbukti lebih efisien dalam jumlah bahan bakar dibandingkan dengan pesawat yang menggunakan sharklet. Faktor-faktor yang mempengaruhi seorang Flight Operations Officer (FOO) dalam menentukan flight leveluntuk rute CGK-UPG meliputi berat dan kemampuan mesin pesawat, kondisi cuaca, analisis turbulensi, serta jarak penerbangan. Selain itu, konfigurasi pesawat yang menggunakan winglet ataupun sharklet dan pemilihan alternate juga mempengaruhi jumlah block fuel yang dibutuhkan.
OPTIMALISASI PENANGANAN PENYEBAB DELAY TERHADAP ON TIME PERFORMANCE

OPTIMALISASI PENANGANAN PENYEBAB DELAY TERHADAP ON TIME PERFORMANCE

Penerbangan menggunakan layanan maskapai merupakan pengalaman yang memadukan sisi keamanan, kenyamanan, dan efisiensi. Tetapi faktanya, maskapai Citilink Indonesia belum bisa memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk berangkat dan tiba tepat waktu kepada seluruh penumpang Citilink Indonesia. Menurut Aras (2023), tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan ketepatan waktu kedatangan penerbangan Citilink Indonesia pada Quartal 4 tahun 2022 dibawah target OTP yang
sudah ditetapkan yaitu 90%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor penyebab delay, mengetahui penanganan penyebab delay, dan memberikan rekomendasi bagi Citilink Indonesia dalam penanganan penyebab delay terhadap on time performance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan objek penelitian data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023, dan teknik pengumpulan
data melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor teknik dan operasional dibandara keberangkatan memberikan delay yang signifikan terhadap data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023.
ANALISIS PERBANDINGAN FUEL CONSUMPTION UNTUK<br /><br />
PENGANGKUTAN CARGO ANTARA AIRBUS A320 CEO DAN A320 NEO RUTE CENGKARENG – UJUNG PANDANG MENGGUNAKAN<br /><br />
METODE SEGMENTED DI PT CITILINK INDONESIA

ANALISIS PERBANDINGAN FUEL CONSUMPTION UNTUK
PENGANGKUTAN CARGO ANTARA AIRBUS A320 CEO DAN A320 NEO RUTE CENGKARENG – UJUNG PANDANG MENGGUNAKAN
METODE SEGMENTED DI PT CITILINK INDONESIA

Fuel consumption merupakan salah satu bagian terpenting dalam menentukan keuntungan maskapai terlebih lagi apabila suatu maskapai dapat membuat strategi yang baik dari sisi efisiensi fuel consumption yang akan memberi keuntungan jangka panjang bagi maskapai. Untuk menciptakan efisiensi fuel consumption maka dibutuhkan peran Flight Operation Officer dalam membuat perencanaan penerbangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mencari deviasi fuel consumption antara Airbus A320 CEO dan A320 NEO untuk angkutan cargo
dengan metode perhitungan segmented berdasarkan buku panduan atau Flight Crew Operation Manual (FCOM) A320 milik PT Citilink Indonesia serta memberikan gambaran fuel cost dalam satuan kilogram cargo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan kontirbusi terhadap industri penerbangan.
EVALUASI MARKA APRON BRAVO DI BANDAR UDARA BANYUWANGI

EVALUASI MARKA APRON BRAVO DI BANDAR UDARA BANYUWANGI

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi marka apron Bravo di Bandar Udara Banyuwangi. Evaluasi ini penting untuk memastikan keselamatan dan efisiensi operasi penerbangan di apron tersebut. Observasi langsung di lapangan, dokumentasi pengumpulan data, dan analisis deskriptif adalah metode penelitian yang digunakan. Menurut hasil penelitian, beberapa marka apron tidak memenuhi standar
yang ditetapkan oleh aturan dan regulasi yang berlaku. Beberapa marka perlu diperbaiki atau pembaharuan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi pergerakan pesawat di apron Bravo. Rekomendasi yang diberikan mencakup perbaikan marka, peningkatan pelatihan bagi personel apron movement control, dan peninjauan rutin terhadap kondisi marka. Penelitian ini diharapkan dapat membantu meningkatkan standar
keselamatan dan efisiensi di Bandar Udara Banyuwangi, serta menjadi acuan bagi evaluasi marka apron di bandar udara lainnya.
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2