Browse Items (96 total)

PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP INFORMASI METAR DAN TAFOR DALAM MENUNJANG KESELAMATAN PRAKTIK TERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP INFORMASI METAR DAN TAFOR DALAM MENUNJANG KESELAMATAN PRAKTIK TERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi, keterbatasan pemahaman
dan keterampilan dalam memahami dan menggunakan informasi cuaca dapat membahayakan keselamatan operasi penerbangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap informasi METAR dan TAFOR serta dampaknya dalam mendukung praktik terbang yang aman di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif dimana wawancara dan observasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menujukkan bahwa mahasiswa dengan stage CPL dan IR
menunjukkan pemahaman yang baik termasuk cara membaca, mengartikan dan menyimpulkan kondisi cuaca yang ada di METAR dan TAFOR. Sementara itu, mahasiswa dengan stage PPL cukup baik dalam membaca dan mengartikan abbreviation yang muncul dan masih ada yang belum paham mengenai abbreviation yang jarang muncul seperti TEMPO TL0330. Mahasiswa dengan jam terbang 0-60 jam masih merasa ragu dalam pengambilan keputusan. Sebaliknya, mahasiswa dengan jam terbang lebih banyak, antara 60-200 jam, menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan
penerbangan yang tepat. Dampak yang kurang optimal berdampak negatif pada keselamatan penerbangan, penundaan atau pembatalan penerbangan dan dapat meningkatkan stres, menurunkan kepercayaan diri serta risiko kesalahan dalam pengambilan keputusan penerbangan.
ANALISIS DAMPAK KETEPATAN WAKTU BERDASARKAN APLIKASI CHRONOS TERHADAP PRODUKTIVITAS ON TIME PERFORMANCE PENERBANGAN DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

ANALISIS DAMPAK KETEPATAN WAKTU BERDASARKAN APLIKASI CHRONOS TERHADAP PRODUKTIVITAS ON TIME PERFORMANCE PENERBANGAN DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI

Waktu menjadi hal yang sangat sensitif, terutama di dalam dunia penerbangan. Suatu penerbangan tidak dapat diberangkatkan apabila tidak ada perizinan slot flight time yang diajukan kepada pihak Airnav. Oleh karena itu, pihak yang bertanggung jawab mengambil langkah untuk memudahkan dan melancarkan operasional dalam penerbangan dengan membuat aplikasi berbasis web yang bernama “Chronos”. Pada penelitian ini akan mengkaji tentang dampak aplikasi ini terhadap produktivitas On Time Performance terhadap penerbangan di flying school ini. Metode Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara obervasi lapangan, wawancara sample yang tertuju, serta mendokumentasi kegiatan sembari berlangsung. Data yang sudah terkumpul akan dikaji kemudian dirangkum menjadi bagian yang penting. Penelitian dilakukan dengan cermat agar mendapatkan data dan referensi yang cukup untuk membahasan rumusan permasalahan yang dicari. Intisari kesimpulan daripada penelitian ini yaitu bahwa aplikasi web Chronos merupakan aplikasi yang harus dikelola dengan baik dalam meningkatkan performa on time pada penerbangan dan beberapa langkah mitigasi harus diterapkan untuk meningkatkan kestabilan On Time Performance penerbangan di Akademi Penerbangan ini.
PENGARUH GENDER DAN PRESTASI TARUNA OPERASI<br /><br />
PESAWAT UDARA AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI TERHADAP ETIKA PROFESI FLIGHT OPERATION OFFICER

PENGARUH GENDER DAN PRESTASI TARUNA OPERASI
PESAWAT UDARA AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI TERHADAP ETIKA PROFESI FLIGHT OPERATION OFFICER

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh gender dan prestasi atas etika profesi Flight Operation Officer (FOO) di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya etika profesi dalam membentuk perilaku profesional yang mendukung keselamatan dan reputasi industri penerbangan. Masalah utama yang dikaji adalah apakah perbedaan gender dan prestasi mempengaruhi persepsi etika profesi FOO. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan cara mengumpulkan data melalui penggunaan
survei dan metode analisis data melalui penggunaan regresi linier berganda dan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil dari hal yang diteliti ini menyatakan bahwa gender dan prestasi memberikan pengaruh signifikan terhadap etika profesi FOO. Gender memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan prestasi terhadap etika profesi. Kesimpulan dari penelitian menyatakan kedua variabel tersebut memiliki kontribusi positif dan signifikan atas etika profesi FOO. Penelitian ini memberikan saran kepada lembaga pendidikan dan pelatihan untuk memperhatikan aspek gender
dan prestasi dalam pengembangan kurikulum etika profesi. Akhir kata, penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan untuk para peneliti lainnya yang akan datang dan memberikan masukan bagi pengembangan kebijakan pendidikan etika profesi di bidang penerbangan.
ANALISIS JUMLAH BLOCK FUEL PESAWAT AIRBUS A-320 PADA RUTE PENERBANGAN CENGKARENG- MAKASSAR PT. CITILINK INDONESIA BERDASARKAN VARIASI FLIGHT LEVELDENGAN PENDEKATAN METODE QUICK DETERMINATION PERIODE OKTOBER- NOVEMBER 2023

ANALISIS JUMLAH BLOCK FUEL PESAWAT AIRBUS A-320 PADA RUTE PENERBANGAN CENGKARENG- MAKASSAR PT. CITILINK INDONESIA BERDASARKAN VARIASI FLIGHT LEVELDENGAN PENDEKATAN METODE QUICK DETERMINATION PERIODE OKTOBER- NOVEMBER 2023

Penelitian ini menganalisis jumlah block fuel pesawat Airbus A-320 pada rute penerbangan Cengkareng-Makassar berdasarkan variasi flight leveldengan pendekatan metode Quick Determination (QDT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah block fuel bervariasi pada berbagai flight level. Pada FL 310, block fuel yang paling efisien adalah 10.962 kg, FL 330 adalah 10.790 kg, FL 350 adalah 10.670 kg, dan FL 370 adalah 10.753 kg. Berdasarkan perhitungan metode QDT, FL paling efisien untuk penerbangan CGK-UPG adalah FL 350 dengan rata-rata
block fuel 10.785 kg, sedangkan untuk penerbangan Cengkareng-Makassar dengan alternate Bali adalah FL 280. Pesawat yang menggunakan winglet terbukti lebih efisien dalam jumlah bahan bakar dibandingkan dengan pesawat yang menggunakan sharklet. Faktor-faktor yang mempengaruhi seorang Flight Operations Officer (FOO) dalam menentukan flight leveluntuk rute CGK-UPG meliputi berat dan kemampuan mesin pesawat, kondisi cuaca, analisis turbulensi, serta jarak penerbangan. Selain itu, konfigurasi pesawat yang menggunakan winglet ataupun sharklet dan pemilihan alternate juga mempengaruhi jumlah block fuel yang dibutuhkan.
PREDICTION OF SEA LEVEL MEASUREMENT IN PANGPANG BAY FOR SEAPLANE LANDING SEAPLANE LANDING USING ID CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK

PREDICTION OF SEA LEVEL MEASUREMENT IN PANGPANG BAY FOR SEAPLANE LANDING SEAPLANE LANDING USING ID CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK

Penelitian ini menginvestigasi hubungan antara ketinggian permukaan laut dan berbagai faktor lingkungan di Teluk Pangpang, Indonesia, menggunakan teknik pemodelan berbasis Artificial Neural Network (ANN) dan Convolutional Neural Network
(CNN). Data harian tentang ketinggian permukaan laut, cuaca, dan oseanografi dikumpulkan dari periode 1 hingga 15 April 2024. Analisis dilakukan terhadap faktorfaktor yang mempengaruhi tinggi permukaan air laut dan evaluasi kinerja model prediksi.
Temuan menunjukkan pola historis perubahan tinggi permukaan laut, dipengaruhi oleh
variabilitas kondisi meteorologi dan oseanografi. Meskipun model ANN dan CNN memiliki
tingkat akurasi yang bervariasi, keduanya menunjukkan potensi dalam memprediksi
ketinggian permukaan laut dengan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan. Rekomendasi termasuk pengembangan model prediksi yang lebih canggih, pengamatan data yang lebih mendalam, integrasi informasi multidisiplin, pemantauan lingkungan yang berkelanjutan, dan kolaborasi stakeholder. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pemahaman dan pengelolaan resiko perubahan lingkungan yang berkaitan dengan ketinggian permukaan laut di Teluk Pangpang
IDENTIFIKASI FAKTOR HUMAN ERROR PADA MAHASISWA PENERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI SAAT MELAKSANAKAN FASE SOLO FLIGHT

IDENTIFIKASI FAKTOR HUMAN ERROR PADA MAHASISWA PENERBANG DI AKADEMI PENERBANG INDONESIA BANYUWANGI SAAT MELAKSANAKAN FASE SOLO FLIGHT

Kegiatan terbang merupakan kegiatan yang memerlukan tingkat konsentrasi dan keterampilan yang tinggi. Human Error memegang peranan penting dalam keselamatan ins. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor human error yang mungkin terjadi pada mahasiswa penerbang di Akademi Penerbang Indonesia, khususnya saat mereka menjalani fase solo flight. Fase solo flight merupakan tahap kritis dalam pelatihan terbang di mana mahasiswa penerbang mulai terlibat dalam terbang solo tanpa instruktur. Keberhasilan dalam tahap ini membutuhkan konsentrasi, pengambilan keputusan yang tepat, dan keterampilan teknis yang baik. Penelitian ini akan menggunakan metode penelitian kualitatif Metode penelitian ini melibatkan analisis trip report terbang solo dan kuesioner yang diisi oleh mahasiswa. Data dari kedua sumber ini akan dianalisis secara kualitatif untuk memahami konteks dan faktor-faktor penyebab human error dalam terbang solo. Hasil penelitianini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang peran human factor dalam kesalahan yang terjadi dalam penerbangan serta rekomendasi untuk meningkatkan keselamatan penerbangan.
ANALISIS PENGARUH MEL (MINIMUM EQUIPMENT LIST) TERHADAP ON TIME PERFOMANCE

ANALISIS PENGARUH MEL (MINIMUM EQUIPMENT LIST) TERHADAP ON TIME PERFOMANCE

Penerbangan menggunakan layanan maskapai merupakan pengalaman yang memadukan sisi keamanan, kenyamanan, dan efisiensi. Tetapi faktanya, maskapai Citilink Indonesia belum bisa memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk berangkat dan tiba tepat waktu kepada seluruh penumpang Citilink Indonesia. Menurut Aras (2023), tingkat ketepatan waktu keberangkatan dan ketepatan waktu kedatangan penerbangan Citilink Indonesia pada Quartal 4 tahun 2022 dibawah target OTP yang sudah ditetapkan yaitu 90%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor penyebab delay, mengetahui penanganan penyebab delay, dan memberikan rekomendasi bagi Citilink Indonesia dalam penanganan penyebab delay terhadap on time performance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan objek penelitian data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023, dan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor teknik dan operasional dibandara keberangkatan memberikan delay yang signifikan terhadap data delay report Citilink Indonesia pada bulan November 2023.
ANALISIS KEBERHASILAN PROSES BRIEFING PRA OPERASIONAL PENERBANGAN (STUDI KASUS: MAHASISWA API BANYUWANGI)

ANALISIS KEBERHASILAN PROSES BRIEFING PRA OPERASIONAL PENERBANGAN (STUDI KASUS: MAHASISWA API BANYUWANGI)

Briefing pra-operasional penerbangan sebagai komponen penting dari pelaksanaan pendidikan terbang sebelum operasional penerbangan dilaksanakan, dimana mempersiapkan segala sesuatu dalam skenario di dunia penerbangan. Biasanya prosedur tersebut dilakukan oleh petugas Flight Operation Officer (FOO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan proses briefing pra-operasional penerbangan di
Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi dari sudut pandang mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dengan cara survei dan wawancara mendalam terhadap narasumber atau informan yang dituju. Penelitian ini menilai mahasiswa tentang efektivitas, relevansi, dan dampak dari
proses briefing tersebut. Hasil yang didapatkan dari pengambilan data dengan wawancara terhadap 5 informan yang memiliki kriteria yang sudah ditentukan menunjukkan bahwa semua informasi yang diberikan oleh para informan terkait briefing pra-operasional penerbangan terhadap mahasiswa penerbang sebelum melaksanakan pelatihan terbang sangat penting. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara yang
diberikan kepada para informan. Dengan hasil tersebut penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan proses briefing pra-operasional yang bertujuan untuk meningkatkan persiapan mahasiswa penerbang untuk tantangan di dunia industri penerbangan yang dinamis dan juga untuk memberikan wawasan bagi API Banyuwangi dan Lembaga pendidikan penerbangan lainnya yang ingin meningkatkan kualitas pelatihan untuk kandidat kru yang profesional khususnya petugas FOO.
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2